Tampilkan postingan dengan label Hacker. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2012
SEJARAH HACKER


Indonesia Hacker atau Hacker Indonesia atau Indonesian Hacker, di bolak balik ajah sih sebenernya. Haha.. Kini bendera Indonesia mulai berkibar di dunia internet karena komunitas hacker indonesia yang sangat kompak, atraktif, maju, innovatif dan terbuka. Oleh karena itu mari kita teruskan perjuangan para under / up ground Indonesia Hacker. Demi kemajuan dunia teknologi informatika saat ini mari seluruh Indonesia Hacker atau Hacker Indonesia atau Indonesian Hacker pada umumnya dan BinusHacker khususnya mendukung perkembangan teknologi dan opensource.

Berikut ini ulasan yang sedikit gw dapet tentang sejarah hack this stuff dari bang kiwil dengan sedikit banyak gw revisi dolo demi perkembangan Indonesia Hacker. Hehe..

Sejarah tentang Hack, Hacker, dan Hacking

Sebelum terbentuknya komunikasi yang tercipta di Internet, pada tahun 1960-an beberapa mahasiswa ilmu komputer di Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang gemar untuk melakukan engineering dan re-engineering terhadap perangkat keras dan perangkat lunak sering melakukan diskusi-diskusi terbuka yang disana membahas masalah :

* Ide-ide mengenai pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak
* Ide-ide mengenai transformasi terhadap teknologi dan informasi

Pengistilahan dan perkataan “Hack” sebenarnya adalah merupakan slang yang pada saat itu belum memiliki arti yang spesifik dan sebenarnya. Kebiasaan-kebiasaan mengucapkan “I Hack This Stuff” seakan-akan memberikan arti bahwa istilah Hack merupakan kegiatan yang sedang dan memperoleh hasil setelah melakukan pengembangan terhadap segala sesuatu yang dilakukan. Pengembangan-pengembangan yang secara khusus diberikan kepada minicomputer dan microcomputer tersebutlah istilah “Computer Hacker” terbentuk.

Dengan kata lain, Computer Hacker adalah seseorang yang mengaplikasikan kemampuan dalam cakupannya mengenai komputer software, komputer hardware, komputer arsitektur, komputer desain, serta administrasi yang terkandung didalamnya. Seorang Hacker dituntut memiliki kemampuan dalam hal pemrograman untuk tingkatan software, dan keahlian dibidang hardware. Tuntutan yang sedemikian luasnya untuk keamanan disisi sistem aplikasi dan jaringan, memberikan motivasi bagi seorang Hacker untuk mengembangkan keahlian tersebut sehingga hasil dari penelitian yang dilakukan akan memberikan dampak yang positif bagi kelangsungan IT itu sendiri.

Dengan melihat sekelumit penjelasan diatas, kita dapat memberikan kesimpulan bahwa Hacking bukanlah sebatas pada kegiatan illegal yang identik dengan pengrusakan sebuah sistem dan aplikasi, atau sebatas kegiatan-kegiatan tentang pencurian sebuah data-data penting, melainkan kepada tindakan untuk melakukan perubahan yang mendasar atau perbaikan-perbaikan terhadap sistem dan aplikasi, baik yang berupa software ataupun hardware.

KELOMPOK HACKER BERDASARKAN MOTIF

* Black Hat Para hacker yang menjelma menjadi cracker / attacker yang menggunakan kemampuannya untuk tujuan kriminal dan cenderung membahayakan kepentingan pihak lain. Pada umumnya orang-orang yang tergabung dalam kelompok ini adalah yang bergerak secara individu atau sesuai idealisme tertentu dan tidak terikat atas kepentingan pihak tertentu.
* Grey Hat Para hacker yang memberikan informasi yang diperoleh ke para attacker maupun para vendor, untuk memperoleh imbalan tertentu. Kelompok ini dikenal juga sebagai cracker, yakni orang-orang yang tidak memiliki keberpihakan pada pihak manapun dan menjual berbagai informasi yang diperlukan sesuai kebutuhan yang ada.
* White Hat (hacker sejati) Orang-orang yang melakukan aktivitas hacking dalam rangka memperoleh informasi tentang celah-celah keamanan, maupun kelemahan-kelemahan yang dimiliki untuk diberikan kembali kepada pihak yang bersangkutan untuk disempurnakan kembali.
* Blue Hat yang punya kemampuan seperti white hat, tapi berkecimpung di dunia pendidikan.

TUJUH KELOMPOK HACKER BERDASARKAN PROFILE KEMAMPUAN

Pembagian para hacker berdasarkan profile kemampuan profesionalnya terbagi menjadi tujuh kelompok. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Marc Rogers MA, seorang guru besar psikologi dari University of Manitoba Hawai, yakni:

* Tool Kids/NewBies Orang-orang yang baru belajar aktivitas hacking, namun kemampuan kemampuan tentang komputer serta teknik pemrograman relatif terbatas dan hanya baru bisa membuat program-program dasar. Aktivitas hacking yang dilakukan, umumnya menggunakan bantuan aplikasi yang terdapat di internet hingga tidak murni mengandalkan kemampuan individunya.
* Cyber Punk Orang-orang yang memiliki pengetahuan dan teknik komputer yang lebih tinggi dibandingkan NewBies. Mereka sudah mampu memahami karakteristik dari sistem jaringan ataupun sistem yang sedang mereka serang. Pengetahuan mereka tentang bahasa pemrograman cukup andal, karena mampu mendefinisikan hingga karakteristik umumnya. Dengan kemampuannya ini, ia sudah mampu menciptakan alat bantu infiltrasi sendiri, hingga tidak lagi menggunakan program-program bantu yang tersedia di internet. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan memiliki kecenderungan untuk kriminal, seperti defacing web, carding, ataupun spamming.
* Internals Orang-orang yang masih bergabung ataupun pernah (mantan) dengan perusahaan TI, dengan kemampuan komputer dan programming yang anda. Dan melakukan berbagai aktivitas hacking dengan mengandalkan berbagai kombinasi sumber daya internal maupun eksternal yang ada untuk berbagai tujuan. Contoh, pelanggaran paling sering dilakukan adalah breaking over priviledge activity, yakni segala aktivitas yang melanggar batasan-batasan hak yang dimiliki.
* Coders Golongan ini dikenal juga sebagai resources, yakni orang-orang yang menjual berbagai informasi yang ada di internet ke pihak-pihak yang membutuhkan. Kemampuan programming dan teknisnya sangat andal dan kelompok ini malakukan berbagai aktivitas infiltrasi dalam rangka untuk memperoleh berbagai data ataupun informasi yang dapat dijual. Coders juga membantu membuat berbagai aplikasi bantu hacking yang dibutuhkan oleh para hacker ataupun attacker/cracker yang membutuhkan.
* Old Guard Hackers (Idealism Gate Keepers) Para hacker sejati yang murni melakukan aktivitas-kativitas hacking dalam rangka untuk tujuan ilmiah dan kebaikan semua pihak. Jumlah golongan ini relatif sangat sedikit, karena idealisme yang dijunjung memaksa mereka untuk menggunakan kode etik yang dijunjung tinggi oleh para hacker, yakni kemampuan di atas segalanya.
* Professional Criminals Para attacker/cracker yang bergerak atas nama kelompok ataupun individu dan melakukan berbagai aktivitas cyber crime sebagai sumber kehidupan utamanya. Kemampuan yang dimiliki oleh kelompok ini sangat sempurna karena mengombinasikan berbagai piranti keras dan pengetahuan programming yang bisa diandalkan dibantu data/informasi yang diperoleh dari Coders. Aktivitas kejahatan yang dilakukan tidak lagi dalam kelas cyber punk yang lebih banyak pada target individu, namun justru pada kalangan korporat dengan jalan merampok dana yang tersedia dengan melakukan transfer secara tersembunyi.
* Cyber Terrorist Sekelompok orang atau individu yang bertindak atas dasar sentimen pada suatu kelompok atau pihak tertentu, dan melakukan berbagai aktivitas yang bertujuan untuk menunjukkan eksistensi mereka pada lingkungan dunia. Tingkatan kemampuan yang dimiliki kelompok ini adalah yang tertinggi karena menggabungkan berbagai sumber daya yang ada, level kemampuan, bahkan menggunakan sarana prasarana bantuan dari pihak sponsor yang membantu seperti satelit komunikasi.

Apapun alasannya ‘hacking’ adalah tindakan yang tidak melangar hukum, namun disebut “cracking” apabila digunakan untuk merusak, menghilangkan data / sesuatu yang bukan milik kita. Akan tetapi yang kita ketahui bersama – sama bahwa tidak adanya jaminan yang memastikan data atau informasi yang kita punya adalah 100 % aman dan kondisi inilah yang digunakan orang untuk memulai “pekerjaan” merusak dari awalnya iseng hingga professional. Hal terpenting yang bisa kita lakukan adalah menutup segala kemungkinan celah keamanan yang terbuka dan selalu mengupdate data / informasi [ siaga ].

[ How About You ? What Type Of Hacker You Want ? Ready To Hack? ]

Oke – Apakah lu dah siap untuk gabung jadi Hacker Indonesia ?? Ato lu mundur??
Hehehehhe.. Mari kita kibarkan Bendera Merah Putih Indonesia di Dunia Cyber!!

We are Indonesian Hacker ( Kami adalah Hacker Indonesia )
Yang Menjunjung Tinggi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika :D
Please Support Indonesia Hacker atau Hacker Indonesia atau Indonesian Hacker!
Viva Hacker Indonesia – Maju Terus Indonesia Hacker

SEJARAH HACKER

Posted by fathi
Tag :
10 Fakta Tentang Hacker 

YANG LIKE SEMOGA DAPET PAHALA

Inilah fakta-fakta menarik dari dunia para hacker :

1. Apple freiPhone

Dari bluebox buatan sendiri yang digunakan untuk memanipulasi jalur telepon (phreaking), “Berkeley Blue” dan “Oak Toebark” memperoleh dana segar untuk mengembangkan komputer pertama mereka pada tahun 1970an. Mereka adalah Steve Jobs dan Steve Wozniak. Bluebox sebenarnya ditemukan oleh John “Captain Crunch” Draper yang membobol jalur telepon dengan alat sederhana yang terbuat dari sebuah bungkus cornflakes.

2. Paranoid Killer Game

Dalam film War Games, David menjebol sebuah computer milik pemerintah dan hampir memicu perang dunia ke-3. Pada 1983, film ini telah menimbulkan ketakutan terhadap hacker di Amerika Serikat. Dalam acara di stasiun TV CBS, diperdebatkan apakah sebaiknya orang tua melarang anak-anak mereka untuk berhubungan dengan dunia luar melalui PC. Beberapa koran menampilkan artikel yang menganjurkan orang tua mengunci modem dalam sebuah safebox, layaknya sebuah senjata.

3. Membobol Alat Transportasi (Bagian 1)

Setelah berminggu-minggu memprogram, hacker asal Berlin berhasil membobol system sepeda motor sewa milik German Rail pada akhir 2003. Sang hacker menunjukkan bagaimana ia dapat menggunakan motor secara gratis dengan menggunakan sebuah kode rahasia.

4. Membobol Alat Transportasi (Bagian 2)

Januari 2008 sebuah trem keluar jalur di Lodz (Polandia). Seorang pemuda berusia 14 tahun telah memodifikasi sebuah remote TV yang dapat mengatur perpindahan kereta melalui infra merah. Ia menggunakan trem yang menjadi moda favoritnya sebagai model kereta.

5. Belum Ada Undang-Undangnya

Juli 1981, hacker pertama ditahan di Amerika Serikat karena telah berkali-kali menerobos computer milik Menteri Pertahanan Amerika Serikat. Lantaran belum ada undang-undangnya, Pat “Captain Zap” Riddle dipenjara atas tuduhan mencuri barang dan layanan telepon. Orang pertama yang dituntut dengan undang-undang “Computer Fraud and Abuse Act” yang berlaku sejak tahun 1986 adalah pencipta worm Robert “rtm” Morris pada tahun 1990.

6. Logo “Resmi” Hacker

“Glider”, figure yang diambil dari dunia matematika “Conway’s Game of Life”, menjadi logo hacker resmi. Logo ini dibuat dalam format ASCII. Ada banyak hacker yang mengenakan T-Shirt dengan logo tersebut. Sebagian malah membuatnya sebagai tato.
Spoiler for Logo Resmi Hacker Dunia:


7. Hacking Bernilai Miliaran Dollar

Hacking paling “mahal” sepanjang zaman terjadi pada April 2009, ketika orang tidak dikenal mencuri beberapa terabyte data-data pengembangan jet tempur “F-35 Lightning II” dari computer milik Pentagon. Program persenjataan Amerika Serikat paling mahal ini bernilai 300 miliar dollar.
Spoiler for Pesawat F-35 Lightning II:


8. Hacker Anti Oscar

Pada tahun 2008, hacker menganugerahkan Pwnie Award kepada McAfee sebagai “Produsen yang paling memalukan”. Perusahaan ini memberikan sertifikasi “Hacker Safe” pada website-website yang memiliki celah keamanan Cross Site Scripting. Setelah diketahui mereka kemudian menyangkalnya.

9. Penemu yang Jujur

Pada tahun 1984, pendiri Chaos Computer Club, Wau Holland (2001) menunjukkan celah-celah dalam layanan online BTX. Dengan bermodalkan data-data bank milik pengguna yang tersimpan dalam system, ia “mengeruk” uang senilai 135.000 Mark, tetapi kemudian dikembalikannya ke pihak bank.

10. Istilah

Pada 1960-an, mahasiswa Massachusett Institute of Technology memberi julukan “hacker” kepada rekan-rekan mereka yang pintar mengoptimalkan program. Saat ini, istilah tersebut justru digunakan untuk pencuri data, yang sebenarnya disebut “kracker”.

10 Fakta Tentang Hacker

Posted by fathi
Tag :, Tag :
Cara Sadap SMS di Handphone Biasa 

Sekarang sudah ada cara sadap/mengalihkan panggilan, sms, telepon, pembicaraan private bahkan BBM juga bisa disadap. Kalau kamu ingin tahu cara menyadap dengan cara mudah, kamu cukup punya handphone biasa saja. Dengan handphone biasa ini, kamu dapat menyadap sms orang lain tanpa aplikasi apa pun yang diinstal. Langsung saja, saya berbagi trik sadap sms dengan menggunakan trik operator selular.

Bagi kamu para pengguna operator selular XL, kamu sangat beruntung. Karena dengan menggunakan operator ini, kamu dapat melakukan penyadapan secara sederhana. Dan kamu dapat membaca petunjuk berikut ini.
1. Siapkan gadget orang yang ingin kamu sadap. ( Agak dirayu dikit untuk mendapatkan gadgetnya )
2. Ketik *123*571# di gadget korban, lalu kamu tekan CALL.
3. Setelah itu kamu akan mendapat beberapa pilihan, jadi kamu pilih no 2 ( Layanan Lain )
4. Dari pilihan tadi, akan muncul 2 pilihan baru, yaitu :
• AUTO FORWARD => Menerima SMS orang lain langsung tanpa masuk ke no HP korban.
• AUTO COPY => Menerima SMS orang lain yang masuk ke no HP korban dan juga ke no HP kamu sendiri.
5. Setelah itu, kamu pilih yang AUTO COPY, agar kamu dapat mengetahui lebih detail lagi tanpa ketahuan. Dan kemudian, kamu tungggu konfirmasi dari operator XL untuk pemotongan biaya ( 1000/ bulan )
6. Lalu kamu mengirim sms dari HP korban dengan format : COPY ON lalu kirim ke no HP kamu. Maka proses sadap SMS sudah berhasil.
OK, Selamat mencoba.
Tag :

Labels

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Copyright © 2012 fathi -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan